Judul Berita & Informasi:    Tol Mojokerto-Kertosono Beroperasi 2012
Berita & Informasi:

PT Marga Hanurata Intrinsic (MHI), investor dan kontraktor proyek ruas tol Mojokerto-Kertosono (Moker), optimistis proyek sepanjang 40,5 km dengan nilai Rp2,3 triliun selesai kontruksinya pada akhir 2011.

Direktur Teknik PT MHI Maxwell Takasana mengatakan pihaknya juga menargetkan ruas tol yang menjadi bagian jaringan tol trans-Jawa itu akan dan beroperasi pada awal 2012.

Saat ini, menurut dia, proyek tol yang akan menyambungkan tol Surabaya-Mojokerto dan Kertosono-Solo itu pengerjaannya telah mencapai 22,6% yang terbagi atas empat seksi dimana seksi I telah mencapai 57% dan seksi II 3,55%.

\”Hingga kini dari hasil evaluasi sudah tidak ada lagi hambatan lapangan. Jadi, semuanya sudah fokus untuk pengerjaan konstruksi,\” katanya, hari ini.

Dari empat seksi, ujar dia, saat ini total pengerjaan telah mencapai 22,6% sehingga sesuai perhitungan proyek jalan tol itu bisa beroperasi pada awal 2012.

Maxwell berharap saat beroperasinya tol Moker pada 2012 dapat segera diikuti dengan tuntasnya seksi akhir Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 18 km sehngga bisa langsung tersambung.

\”Tol Moker memang diprediksi akan selesai lebih dulu dari Tol Sumo, tetapi kedua tol itu diharapkan bisa terkoneksi khususnya dengan seksi akhir Tol Sumo sehingga nilai kemanfaatannya lebih maksimal.

\”Karena secara konsep, ruas tol dibangun secara berjaringan dan saling terhubung,â€� tegas dia.

Secara khusus, Maxwell menjelaskan Tol Moker merupakan satu dari empat ruas tol yang berada di Jawa yang dinilai lulus dari hasil evaluasi kinerja oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Ketiga ruas tol lainnya yaitu Kanci-Pejagan, Semarang-Solo dan Surabaya-Mojokerto. Ketiga ruas tol itu bersama tol Moker merupakan bagaian dari 10 tol prioritas Trans-Jawa.

\”BPJT menyebutkan ada 24 proyek ruas tol di Jawa, 10 ruas tol diantaranya merupakan bagian dari tol Trans-Jawa sepanjang 652 km dengan kebutuhan lahan sekitar 4.785 hektare dengan total nilai investasi Rp36,55 triliun. Ke-10 ruas tol itu diharapkan dapat tuntas pada 2014.\”